Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Informasi Kesehatan Wanita: Mengatasi Nyeri Haid
Alam Semesta
Juli 14, 2014
Haid adalah sebuah siklus
yang dialami semua wanita pada usia tertentu. Seringkali waita menjadi lebih
sensitif jika masa siklus itu karena memang kadang disertai rasa sakit seperti
kram perut. Beberapa faktor penyebabnya bisa kita pelajari berdasarakan fakta
berikut ini.
Sebenarnya
setiap menstruasi menyebabkan rasa nyeri, terutama pada awal mens. Akan tetapi
tidak semua perempuan mengalami kadar nyeri yang sama. Ada perempuan yang
merasakan sangat sakit sampai mau pingsan dan tidak bisa masuk sekolah atau
kerja, tapi ada yang dengan tidur saja sudah sembuh, malah ada yang tidak
terasa sama sekali. Rasa nyeri haid yang berat disebut dismenorhae.
Nyeri haid
dibagi dua jenis, yaitu:
1.
Nyeri haid primer, timbul sejak haid pertama
dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu, dengan lebih stabilnya hormon
tubuh atau perubahan posisi rahim setelah menikah atau melahirkan. Nyeri haid
ini adalah normal, namun dapat berlebihan apabila dipengaruhi oleh faktor fisik
dan psikis seperti stress, shock, penyempitan pembuluh darah, penyakit yang
menahun, kurang darah, kondisi tubuh yang menurun, atau pengaruh hormon
prostaglandine. Gejala ini tidak membahayakan kesehatan.
2.
Nyeri haid sekunder biasanya baru muncul
kemudian, yaitu jika ada penyakit yang datang kemudian. Penyebabnya adalah
kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar
kandungan, atau bisa karena kelainan kedudukan rahim yang menetap.
Ada juga
yang disebut dengan endometriosis, yaitu kelainan letak lapisan dinding rahim
yang menyebar keluar rahim, sehingga apabila menjelang menstruasi, pada saat
lapisan dinding rahim menebal, akan dirasakan sakit yang luar biasa. Selain
itu, endometriosis ini juga bisa mengganggu kesuburan.
Untuk
mengetahui masalah menstruasi yang kita alami, sebaiknya konsultasi ke dokter.
Tapi sebelumnya perhatikan dulu tanda tanda berikut ini:
Timbul nyeri
hebat, terutama jika baru muncul di kemudian hari yang diperkirakan ada yang
kurang beres dalam organ reproduksi, terutama apabila rasa nyeri itu semakin
lama semakin hebat.
Jika darah
mens yang keluar sangat berlebihan, sehingga membutuhkan pembalut lebih dari
selusin tiap hari, jika masa haid lebih dari sembilan hari, apabila mens tidak
pernah teratur sejak semula.
Muncul
noktah darah (spotting) antara dua daur menstruasi atau warna darah tidak
seperti biasanya, misalnya lebih kecoklatan atau malah merah segar.
Jika muncul
salah satu atau lebih dari tanda-tanda diatas, sebaiknya konsultasikan dengan
dokter.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...